CERNAK: TARAWIH Vs PETASAN
Hari ini Hamiz kembali sukses menyelesaikan puasa hari ke duanya. Ia tidak mengeluh lapar atau haus, ia menjalani puasa dengan gembira. Namun Hamiz kapok dengan kejadian kemarin, ia tidak bisa ikut tarawih berjamaah di masjid karena kekenyangan. Hari ini ia berbuka dengan lebih tenang dan santai, ia makan secukupnya. “Ayah, boleh aku pergi duluan ke masjid?” “Boleh, hati-hati ya!” Ayah berpesan pada Hamiz, dan tidak lupa untuk merapikan sarung dan pecinya. Di luar rumah, beberapa teman Hamiz sudah menunggu. Mereka segera berlari ke arah masjid setelah Hamiz bergabung. Malam ini cerah, langit penuh bintang, banyak anak-anak berlarian di halaman masjid. Beberapa penjual makanan pun ada, kegembiraan terasa di sekitar lingkungan masjid. Tiba saat Adzan isya berkumandang, anak-anak segera berlari untuk berwudu, dalam sekejap halaman masjid menjadi sepi, semua berada di dalam, melaksanakan shalat isya dan tarawih berjamaah. Di masjid ini biasa ada kultum di antara waktu shalat isya...